Jumat, 01 Januari 2016

Dunia Otomotif Test Ride Minerva Sachs R 150 VX

Setelah prosesi peluncuran Minerva Sachs R 150 VX berlangsung di Gedung Niaga PRJ, Kemayoran, Jakarta (27/4). PT. MMI langsung membawa para wartawan dan tamu undangan untuk mencoba langsung handling generasi terbaru Minerva Sachs R 150 VX di pelataran gedung niaga PRJ.
Tak kurang 6 unit motor disediakan PT. MMI sebagai motor test ride bagi para wartawan dan tamu undangan. Dengan program test ride ini diharapkan agar para wartawan dan tamu undangan bisa merasakan handling motor terbaru Minerva. related: harga motor tvstvs apachemotor tvs apachemotor tvs terbarumotor tvs baru
Minerva mengklaim bahwa genarasi terbaru ini telah mengaplikasi beberapa fitur yang diunggulkan, sebut saja Projection Lamp, Digital Speedometer, Monosock Absorber, Sporty Muffler, Rear Disc Brake dan Twinker LED Lamp. Disain yang futuristik dan sporti dilengkapi dengan fitur-fitur canggih, menjadikan Minerva Sachs R 150 VX sebagai trendsetter baru dikelasnya.
Disela-sela acara test ride, Presiden Direktur PT. Minerva Motor Indonesia mengatakan, “Penambahan fitur yang cukup banyak adalah bentuk perhatian kami akan permintaan pasar di Indonesia yang sangat memperhatikan model dan fitur sebuah kendaraan. Fitur-fitur canggih seperti head lamp yang menggunakan Projection Light, lampu sein dengan LED lamp dan sistem upside down untuk suspensi depan diharapkan dapat menjadikan Minerva Sachs R 150 VX sebagai trendsetter dikelasnya,” jelas Kristianto. related post: harga cb500fharga motor cb500fharga motor hondamotor sport terbaruharga honda cb500f
Selain disisi tampilan, Minerva Sachs R 150 VX juga mengalami perubahan yang signifikan di sektor dapur pacunya. Berbekal mesin 150 cc SOHC dapat menghasilkan tenaga hingga 13.5 PS pada 9.500 rpm. Luaran tenaga motor ini sedikit lebih besar dibanding dengan Minerva R 150.
Sementara untuk mengatasi masalah getar, Minerva Sachs R 150 VX telah mengadopsi sistem Advanced Balancer shaft untuk mengurangi getaran pada mesin. related post: harga mx kingjupiter mx 150jupiter mx king, yamaha mx kingmx king 150
Sayangnya, lintasan yang disediakan sangat pendek, sehingga peserta test ride tidak bisa merasakan kekuatan makasimal mesin R 150 VX ini. Namun secara handling boleh dikatakan cukup lumayan. Untuk pemesanan Minerva Sachs R 150 VX sudah bisa dilakukan di dealer-dealer Minerva dengan tiga pilihan warna, Putih, Hitam dan Merah.

Dunia Otomotif First Ride New Honda Sonic 150R

Motor Satria– “New Honda Sonic 150R berbeda banget dari Sonic versi Thailand,” kata Rofiq, seorang stunt rider yang sudah mencoba lebih dulu generasi terbaru motor bergenre ayam jago buatan PT Astra Honda motor (AHM) itu.
Ungkapan ‘berbeda’ yang dilontarkan anggota Honda Stunt Rider (HSR) asuhan PT AHM ini memang sangat luas. “Desainnya bagus, tenaganya besar dan yang pasti enteng (dari versi terdahulu bahkan kompetitor)!” seru Rofiq.
Rasa penasaran pun muncul dibenak GILAMOTOR.com untuk bisa mencicipi sensasi mengendarai pesaing Suzuki Satria FU150 dan Yamaha MX King 150 tersebut.
Honda-Sonic-150R-2
New Honda Sonic 150R menyajikan tampilan futuristik. Garis tegas yang mencirikan desain khas Honda tertuang pada tubuh motor yang diposisikan sebagai light sport 150cc. Tengok saja cover lampu depan, shroud yang dilengkapi sayap plug and play serta cover center yang memperlihatkan kekokohannya. related: vario 125 technoharga vario technohonda vario technoharga variohonda vario
Untuk mempertegas konsep futuristiknya, seluruh sistem penerangan New Honda Sonic 150R sudah berteknologi LED. Pun demikian dengan speedometer full digital untuk membaca kecepatan, putaran mesin, perpindahan gigi hingga kapasitas BBM.
Honda-Sonic-150R-3
Setelah itu, inilah saatnya bagi GILAMOTOR.com mencoba New Honda Sonic 150R untuk pertama kalinya. Riding positionnya cukup nyaman, meski kalah ramping dibanding Satria FU150. Namun, dimensinya yang lebih pendek membuat New Sonic 150R menjanjikan kelincahan dalam pengendalian.
Honda-Sonic-150R-1
Apalagi, ditunjang dengan frame twin tube anyar yang kokoh. Namun, pembuktiannya akan lebih terasa ketika sang kuda besi dipacu di test trek. Mesin tipe DOHC 4-tak liquid cooled berkapasitas total 149,16cc menawarkan keluaran torsi melimpah di putaran bawah. related: harga suzuki sportharga motor suzukiharga suzuki terbaruharga motor suzuki barusuzuki motor
Mesin yang dianut dari All New Honda CB150R StreetFire ini diklaim merupakan teknologi terkini yang dikembangkan PT AHM. Ukuran ruang bakar dan piston ringan dipadu roller rocker arm, offset cylinder dan dinding piston bertekstur memberikan kombinasi apik dalam hal performa.
Honda-Sonic-150R-8
Dengan torsi maksimal 13,5 Nm di 6500 rpm dan bobot 114 kg, tentu saja ini menjadi nilai plus ketika New Sonic 150R meliuk diantara macetnya lalu lintas perkotaan. Sebagai simulasinya, rangkaian cone pun turut menjadi bagian yang harus dilalui selama sesi tes.
New Honda Sonic 150R membuktikannya. Ini lantaran New Honda Sonic 150R didesain dengan sudut kemudi proporsional yaitu 26,5 derajat, sumbu roda pendek serta sudut putar yang sama lebarnya (kanan-kiri 45 derajat).
Apakah dengan keunggulan yang dibawa, New Honda Sonic yang dibenderol Rp 20,9 juta (OTR Jakarta) bisa menyaingi produk sekelas yang sudah banyak beredar di jalan raya?. Related post: harga motor viarharga viarviar motor trailharga viar terbaruharga motor viar baru
Honda-Sonic-150R-6.
Spesifikasi New Honda Sonic 150R :
Tipe Mesin : 4 Langkah, DOHC – 4 Katup
Kapasitas Mesin : 149.16 cc
Sistem Pendingin Mesin : Liquid Cooled with Auto Fan
Sistem Suplai Bahan Bakar : PGM-FI
Diameter x Langkah : 57.3 x 57.8 mm
Perbandingan Kompresi : 11.3:1
Daya Maksimum : 11.8 kW (16.0 PS) / 9,000 rpm
Torsi Maksimum : 13.5 Nm (1.38 kgf.m) / 6,500 rpm
Tipe Transmisi : Manual, 6 – Kecepatan
Pola Perpindahan Gigi : 1 – N – 2 – 3 – 4 – 5 – 6
Starting System : Pedal & Elektrik
Tipe Kopling : Multiple Wet Clutch Coil Spring
Sistem Pelumasan : Wet
Kapasitas Tangki Bahan Bakar : 4 liter
Kapasitas Minyak Pelumas : 1.1
Panjang x Lebar x Tinggi : 1.941 x 669 x 977 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.275 mm
Jarak Terendah ke Tanah : 140764 mm
Ketinggian Tempat Duduk : 762 mm
Berat Kosong : 114 kg
Tipe Rangka : Twin Perimeter Frame
Ukuran Ban Depan : 70/90-17 38P (Tubeless)
Ukuran Ban Belakang : 80/90-17 50P (Tubeless)
Tipe Rem Depan : Cakram Hidrolik
Tipe Rem Belakang : Cakram Hidrolik
Tipe Suspensi Depan : Teleskopik
Tipe Suspensi Belakang : Lengan Ayu Dengan Suspensi Tunggal
Tipe Pengapian : Full Transisterized
Tipe Baterai : MF Wet 12V 5Ah
Tipe Busi : NGK MR9C-9N atau ND U27EPR-N9

Kamis, 31 Desember 2015

Dunia Otomotif Suzuki GSX-R250

Suzuki sebagai brand dulu memang pernah ditakuti kompetitornya karena mempunyai teknologi mesin yang jauh melampaui pesaing di kelasnya. Sampai sekarang pun banyak para penggemar Suzuki yang merindukan kembalinya jaman kejayaan merek berlogo ‘S’ tersebut. Setelah sempat vakum hampir lama di kancah otomotif, kini mereka mencoba menggebrak pada tahun 2016.
Memang Suzuki sempat memberi clue kepada publik bahwa akan ‘full throttle’ dengan mengeluarkan line up sport. Namun tidak disangka bahkan sebelum launching Suzuki Satria F150 Injeksi di Indonesia, kita sudah diperlihatkan akan sesosok sport Suzuki yang berada di Tiongkok ini. Pengambilan gambar berada di sebuah sudut di pabrik Haojue Changzhou factory Suzuki, yup ini adalah tempat perakitan dimana Inazuma 250 berasal. Related: motor bebek suzukimotor suzuki terbaruharga suzuki bebekharga motor bebek suzukisuzuki bebek terbaru
Diyakini ini adalah Suzuki GSX-R250 atau di India kemungkinan disebut Gixxer 250 dan memang rencananya motor sport Suzuki 250 akan diperkenalkan di Auto Expo 2016 di Greater Noida, India pada Februari 2016. Acuan inspirasi motor ini jelas diambil dari GSX-R1000 walaupun tidak sepenuhnya mirip dengan GSX-R1000 concept yang rencananya meluncur 2017. related: motor bebek yamahayamaha bebek terbaruharga yamaha bebekharga motor yamahamotor yamaha terbaru
Untungnya beberapa sudut sisi desain cukup jauh bila dibandingkan dengan Gixxer SF 150. Setidaknya tidak harus mirip dengan Gixxer SF itu saja sudah syukur. Yup, bila anda coba googling sang adik, menurut kami modelnya jauh sekali dari kata “motorsport”. Fairing lebar, muka flat dengan setang baplang, rangka diamond dan single disk brake… pun dijual disini, masih lebih baik Thunder 125 terakhir yang ‘setidaknya’ temanya lebih jelas hehe
Speedometer yang digunakan GSX-R250 hampir mirip dengan speedometer versi Gixxer India, mungkin saja sih ada penambahan fitur. Selain itu setang menggunakan jepit clip-on dan split seat seperti Yamaha R15, meski begitu melihat dari posisi duduk, GSX-R250 jauh lebih dekat ke sport touring dibandingkan dengan track only. related: harga honda pcxharga pcx 150honda pcx 150harga honda matichonda matic terbaru
Hal yang menarik adalah konon basis mesin ini adalah Inazuma 250 yang dituning kembali, yup kita berharap inline twin tentunya dengan teknologi canggih khas Suzuki seperti FXR150 yang lalu. Bagaimana menurutmu, silahkan komentar di bawah ini.

Dunia Otomotif First Ride Ninja 250RR Monoide Ninja 250RR Mono

Dibanding Ninja 250FI, bobot RR Mono lebih ringan 21 kilogram. Ini strategi jitu Kawasaki untuk menarik perhatian para pecinta Ninja 150RR yang menginginkan motor sport ramping, ringan dan kompak tapi bertenaga.
Mengendalikan Ninja 250RR Mono memang lebih terasa mengendalikan motor sport 150cc. Handlingnya ringan, lincah tapi bertenaga. Nggak bohong, tenaganya mantaps di semua putaran mesin. Sebuah kombinasi sempurna antara performa dan kestabilan handlingnya. Itulah yang dirasa saat menjajal motor sport 250cc terbaru milik PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu 15 Februari kemarin.
Sebelum kesempatan riding dengan Ninja 250RR Mono yang dikawal tiga rider professional Kawasaki, Katsuaki Fujiwara, H.A Yudhistira dan Shu Sato, Gilamotor.com curi-curi kesempatan numpak di atas Ninja 250RR Mono warna kuning buat ngilangin rasa penasaran. Beneran deh, ini motor lebih menggoda saat melihat langsung ketimbang lihat gambarnya. Kalau saja Kawasaki sudah merilis harganya dan sesuai dengan isi dompet test rider Gilamotor.com, pasti motor ini langsung dibeli. Itu kalau harganya sesuai yahh. related: harga honda scoopyharga scoopymotor scoopy, scoopy terbaruhonda scoopy terbaru
Ini motor tak cuma tampangnya saja yang racy atau racing look, tapi berada di atasnya pun aura racy sangat terasa. Stang jepit yang terpasang di bawah Yoke membuat rider akan sedikit menunduk. Bahkan jika dibanding dengan Ninja 250 FI, berada di atas Ninja 250RR Mono aura racy jauh lebih terasa.
Saat test ride akan segera dimulai, test rider Gilamotor.com dapat giliran group kedua yang dikawal oleh pebalap Kawasaki Manual Tech, H.A Yudistira. Selagi group pertama berkeliling sirkuit dengan Ninja 250RR Mono, test rider Gilamotor.com bersiap dengan memakai segala perlengkapan riding macam wearpack dan sarung tangan Taichi, sepatu Dainese dan helm dari Kawasaki. related post: harga yamaha r15harga r15yamaha r15motor yamaha r15motor r15
Test ride pun dimulai, Ninja 250RR Mono warna kuning yang Non ABS jadi pilihan. Seperti bayangan sebelumnya kalau aliran tenaga Ninja 250RR Mono ke roda tak liar. Tenaga mengalir halus di tiap rpm nya. Tapi tenaga akan tersalur maksimal saat rpm ada di angka 9000 – 10.000. Soalnya, lebih dari 10.000 tenaga akan tertahan limiter. Dari putaran bawah, tenaga tersalur halus. Tapi saat di atas 6000-an, tenaga lebih terasa mendorong motor untuk melesat lebih kencang lagi dan lagi.
Sasis tralis dan suspensinya bekerja sempurna. Bodi lebih ramping dari Ninja 250 FI memudahkan untuk change direction dari satu corner ke corner lain. Dan meski ringan, cornering di kecepatan 110 – 130 km/jam di tikungan pertama dan kedua, tak ada gejala limbung. Hanya saja, saat akan keluar tikungan sedikit dikejutkan oleh limiter yang menahan putaran mesin di 10.000-an.
Tak hanya di R1 dan R2, di R9 atau yang biasa disebut S besar dan di R10 sampai R11 yang jadi R pamungkas sirkuit Sentul, Ninja 250RR Mono juga asyik diajak mereng di kecepatan di atas 90 km/jam. Keluar tikungan terakhir gir naik ke posisi lebih tinggi sampai akhirnya badan di tegakkan sebelum masuk bibir tikungan R1. Tarik tuas rem perlahan, down shifting dua gir, ambil ancang-ancang geser bokong sedikit ke kanan, lepas rem dan tahan rpm lalu masuk R1 dengan merebah ke kanan. Beneran, nggak ada gejala limbung kecuali gangguan limiter rpmnya saat keluar tikungan dimana slongsong gas kembali dipuntir.
Tapi sayang, di straight kecepatan cuma mentok di angka 148 kpj. Bukan karena kecepatan maksimal Ninja 250RR Mono itu cuma 148 km/jam, tapi tertahan oleh laju H.A Yudistira yang diperintah Kawasaki untuk menahan top speednya. Maklum, semuanya itu dilakukan demi keselamatan bersama. Lagi pula, test rider juga tak boleh mendahului rider pengawal atau leading rider. Alhasil, tertahan di belakang H. A Yudistira. Meski demikian ada hal positif yang bisa diambil, bisa sekalian belajar racing line dan gaya berkendara pebalap Kawasaki itu. related: harga motor verzaharga honda verzahonda verza 150harga motor verzaverza 150
Kalau Yudistira sendiri memaparkan dia bisa tembus 153 kpj di straight sirkuit Sentul besar. “Saya bisa dapat 153 km/jam di straight sebelum masuk tikungan pertama,” kata Yudistira. Mungkin kalau boleh mendahului, kecepatan puncak test rider Gilamotor.com bisa sama dengan kecepatan beliau. Hehehe.
Tapi kalau kata Koiji Nozaki, salah satu insinyur yang terlibat pengembangan Ninja 250RR Mono ini bilang top speed nya bisa tembus sampai 170 km/jam. “Saat tes di sirkuit Autopolis di Jepang bisa sampai 170 km/jam,” kata insinyur dari Jepang itu.
Nah, untuk cari tahu rahasia di balik desain dan nikmatnya ngebut dengan Ninja 250RR Mono akan Gilamotor.com bahas kemudian dari hasil wawancara dengan Koiji Nozaki.

Dunia Otomotif Ducati Mungkinkah Pakai V4

Ducati adalah pabrikan yang cukup terkenal sebagai produsen sepeda motor dengan mesin yang terkenal ganas dan galak. Pembawaan motor ini memang tidak setenang Honda, bahkan Honda CBR1000RR Fireblade yang dianggap tergalak di line up honda pun jauh lebih easy to use dibanding Ducati 1199 Panigale. Racikan keganasannya itu ada pada komponen mesinnya yang mendekati ke spek sirkuit dan rancangan mesin L-Twin. Namun sepertinya tahun 2016 menjadi ujian berat bagi Ducati.
Dikutip dari Auto Evolution, beberapa pabrikan kini harus berjuang melewati regulasi Euro 4 pada 2016. Ini artinya mau tidak mau pabrikan harus membuat mesin dari nol demi lulus regulasi, tidak terkecuali mesin L-Twin Ducati. Bagaimanakah caranya melompati regulasi tersebut? ada 3 cara : memperbesar kapasitas mesin, memaksanya memakai knalpot super bantet nan mampet atau menggunakan forced induction alias supercharger atau turbo.
Cara pertama dan kedua sudah tercermin lewat Ducati lewat 959 Panigale, memperbesar kapasitas done… menggunakan knalpot super mampet done… dan hasilnya tentu saja minim pujian para biker. Knalpot Euro 4 berhasil sukses mengebiri tenaga mesin walau kubikasi mesin sudah membengkak. Cara satu-satunya yang paling ideal adalah forced induction alias supercharger / turbocharger. related post: harga r25 2016harga r25harga yamaha r25yamaha r25harga yamaha r25 2016
Media Perancis Moto-Station cukup penasaran pada rumor ini dan mencoba menanyakannya kepada Stefano Strappazzon, Product Manager of Ducati. Strappazzon tidak memberikan jawaban perihal tersebut, namun ia menambahkan point bahwa industri roda 2 kini sedang mengalami problem teknologi, terlebih bila mengaplikasikan forced induction. Saat motor menggunakan supercharger / turbocharger maka hal yang harus dihadapi adalah masalah baru : berat motor, kompleksitasnya, biaya dan keterbatasan lahan produksi. related: motor supra x 125harga suku cadang supra x 125harga spare part supra x 125harga honda supra 125harga suku cadang honda
Sedangkan Stefano Tarabusi, project manager XDiavel memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan, mesin Panigale sudah tidak bisa diperbesar kapasitasnya lagi. Namun Tarabusi memberikan sinyalemen bahwa mengganti model mesin bisa menjadi solusi seperti mekanisme V4 atau menggunakan forced induction. related post: honda cb150r, harga cb150rnew cb150rmotor cb150rharga motor honda cb150r
Di kancah MotoGP, konstruksi V4 menuai hasil yang positif dan sebenarnya downgrade menjadi spek jalan raya justru lebih mudah dengan V4 dibandingkan forced induction. Tarabusi menambahkan Ducati punya full support dari Audi namun Ducati tidak pernah meminta bantuan teknologi kepada owner baru ini. Padahal soal inovasi di bidang teknologi tentu saja kita tak pernah meragukan kualitas Audi.
Pada kenyataannya, kawasaki dan suzuki sudah menerapkan proyek forced induction dan tentu saja akan menjadi kejutan bila anda pabrikan lain yang mengikuti langkah ini. Penerapan V4 sendiri bukanlah langkah yang buruk bagi Ducati. Namun menyampingkan hal tersebut setidaknya masih ada secercah harapan untuk meningkatkan kemampuan mesin MotoGP Ducati di tangan Gigi Dall’Igna, sang CEO Ducati Corse baru.

Rabu, 30 Desember 2015

Dunia Otomotif Casey Stoner Bergabung Lagi Dengan Ducati

Masih ingat Casey Stoner? Pembalap motor asal Australia ini merupakan juara dunia MotoGP pada tahun 2007 saat masih di Ducati dan di 2011 saat bersama tim Repsol Honda. Rider dengan nomor kebanggaan 27 ini rupanya membuat mantan timnya, Ducati susah move on. Pasalnya, hanya Stoner yang bisa menjinakkan motor Ducati Desmosedici hingga bisa meraih gelar juara dunia di 2007, dan tidak semua rider bisa melakukan hal itu.
Mau bukti? Ingat tidak saat Valentino Rossi pindah dari Yamaha ke Ducati? Jika di Yamaha Rossi punya prestasi gemilang, di tim Ducati malah sebaliknya, prestasi The Doctor malah jadi memble. Ia jarang mendapat posisi 3 besar, paling bagus hanya posisi kedua dan tidak pernah posisi pertama. Karena merasa tidak cocok dengan Ducati, akhirnya Rossi kembali ke Yamaha. related post : harga velg motorharga velg variasiharga velg cometharga velg tdrharga velg tk,
Kelihatannya memang hanya Casey Stoner yang bisa membuat Ducati Desmosedici menuruti semua perintahnya. Maka dari itu, Ducati kemarin mengumumkan bahwa Casey Stoner sudah bergabung kembali dengan tim MotoGP Ducati. Tapi bukan sebagai pembalap, melainkan sebagai test rider dan brand ambassador, utamanya agar Stoner bisa membantu pembangunan Desmosedici GP16 untuk musim depan.
Baik Casey Stoner maupun Claudio Domenicali, CEO Ducati membenarkan kabar ini. Stoner merasa senang karena bisa meramaikan kembali MotoGP meski bukan sebagai pembalap. Selain memiliki masa-masa kejayaan yang besar dengan Ducati, Stoner senang bisa membantu Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso dalam musim balap 2016 mendatang. related: harga r15 2016harga r15harga yamaha r15yamaha r15harga yamaha r15 2016
Selain bertugas di dalam laboratorium Ducati untuk membangun Desmosedici GP16 yang kompetitif, Stoner selaku brand ambassador Ducati akan memperkenalkan brand image Ducati ke seluruh dunia. Yang pasti, pada tanggal 1-3 Juli 2016 nanti, Stoner dipastikan hadir pada gelaran World Ducati Week. related: mengatasi tangki bocorcara mengatasi tangki motor bocormenambal tangki bocorcara menambal tangki bocortangki motor bocor
Waduh, ini sih ibarat air yang menyegarkan di tengah drama konstipasi.. eh, konspirasi antara Lorenzo-Marquez dalam menghadapi Rossi, toh malas juga menonton drama. Cukup sinetron-sinetron bertema serigala, harimau dan elang sajalah yang mengandung drama klise, MotoGP tidak usah ikut-ikutan. Bagaimana opinimu dengan kembalinya Stoner sebagai test rider? Sampaikan di kolom komentar!

Dunia Otomotif Benelli Meluncurkan 4 Line Up Terbaru

Apabila dalam pasar roda 4 acap kali Geneva Motor Show yang menjadi momentum untuk dikejar-kejar oleh produsen agar segera memperkenalkan line up terbaru. Maka dalam pasar roda 2, Eicma Motorcycle Show yang diadakan di Italia-lah yang menjadi momentum para pabrikan roda 2. Seperti yang terjadi pada Benelli dimana mereka akan segera memperkenalkan 5 line up motor terbarunya pada ajang bergengsi di Italia ini.
Uniknya merek asal Italia yang kini dimiliki sahamnya oleh Tiongkok ini memperkenalkan line up untuk motor dengan kapasitas 500 cc dan kapasitas kecil. Tentu saja modelnya lebih menyasar kepada kaum hobi dan gaya hidup seperti biasa, dan jenisnya pun cukup menarik. Line up pertama adalah model bertipe Scrambler dengan kapasitas 500 cc, model tipe adventure dengan kapasitas 500 cc, sportsbike 300 cc dan tipe mini bike sekelas Honda MSX125.
Oke pertama yang akan kami bahas adalah tipe scrambler dengan kapasitas 500 cc yang dinamakan Leoncino atau yang artinya anak singa. Benelli Leoncino bukanlah tipe yang baru muncul melainkan Leoncino sudah muncul sejak 1951 dengan kapasitas 125 cc, namun sayang sejak itu Leoncino discontinue karena tak tahan tekanan produsen jepang yang merangsek saat itu. Kini Benelli kembali membangkitkan Leoncino dengan model ala scrambler dan mesin inline twin 500 cc yang dapat menghasilkan tenaga 47hp dan torsi 44 Nm. related: yamaha sport terbarumotor yamaha terbaru 2016yamaha vixion terbaru 2016harga motor yamahamotor terbaru yamaha
Selain itu hal yang menjadi selling point Leoncino selain kubikasi yang fit adalah chassisnya yang memakai trellis frame. Untuk peredam depannya menggunakan suspensi Up Side Down dan pengeremannya dibekali dengan Brembo dengan 4 piston di masing-masing kedua cakram depan. Perihal berat badan, Leoncino cukup berat dengan sekitar 170 kg.
Untuk kedua adalah motor adventure dengan mesin yang serupa dengan Leoncino, dinamakan Benelli TRK 502. Yup tidak ada ubahan di mesinnya dengan kubikasi 500 cc dan tenaga 47 hp, kaki kakinya pun menganut suspensi Up Side Down dan cakram ganda di depan dengan kaliper brembo 4 piston. Tapi dengan model yang disesuaikan sebagai adventure bike tentu saja ini adalah paket menarik dimana yang bernaung di kelas ini hanyalah Honda CB500X dan Kawasaki Versys 650. related: harga oli sampingdaftar harga oli sampingharga oli samping castrololi samping castrololi samping shell
Berikutnya tidak kalah menarik, sepertinya Benelli berniat masuk ke kelas yang cukup panas yaitu di kelas 300 cc. Hem memang sih model ini agak sulit untuk masuk Indonesia karena spek 250 cc keatas sudah dicap moge oleh aparat hukum di Indonesia. Namun di luar negeri sendiri kelas 300 cc memang lebih diminati dibanding 250 cc yang notabene dihuni Kawasaki Ninja 300, Yamaha R3 dan Honda CBR300R, jadi Benelli menyambutnya dengan Benelli Tornado 302. related post: harga ban fdrharga ban motor fdrtipe ban fdrdaftar harga ban motor fdrban motor fdrharga ban tubles
Secara basis model ini adalah versi full fairing dari Benelli BN302, mesinnya menggunakan inline twin 302 cc yang dapat menghasilkan tenaga hingga 36 hp. Secara nama, model ini meminjam nama besar dari Benelli Tornado 900 yang mempunyai mesin 900 cc tiga silinder pada tahun 2000-an. Model ini punya sasis trellis frame, suspensi Up Side Down dan penggunaan cakram ganda di rem depan yang tidak biasa di kelasnya.
Terakhir Benelli rupanya tertarik untuk menantang Honda MSX125 dan Kawasaki Z125 yang baru saja meluncur. Di segmen bernama ‘monkey bike’, Benelli meluncurkan Tornado Naked T dengan 2 pilihan mesin : 125 cc dan 135 cc. Dengan mesin ini, Tornado Naked T memuntahkan tenaga 11.7 hp dan 12.6 hp, sasisnya menggunakan trellis frame dan suspensi Up Side Down serta alloy wheel 12 inchi.
Semua motor ini rencananya akan tampil di EICMA motor show yang berada di Italia berikut dengan spesifikasi lengkap dan jadwal rencana akan dijual.